Berita Terkini

Matangkan Strategi Sosialisasi, KPU Buleleng Hadiri Finalisasi Modul Pemilih Pemula di Tabanan

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng menghadiri Rapat Koordinasi Finalisasi Pembahasan Modul Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai II, KPU Kabupaten Tabanan, Rabu (11/3/2026). Kehadiran KPU Buleleng dalam rapat ini dihadiri oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Putu Arya Suarnata, yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Parmas dan SDM, I Nyoman Budiada.  

Rapat yang dibuka oleh Ketua  Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, ini merupakan bagian dari rangkaian penyusunan tiga buku atau modul sosialisasi yang direncanakan akan dibahas di tiga lokasi berbeda, yakni Tabanan, Bangli, dan Gianyar. Fokus utama dalam pertemuan di Tabanan adalah melakukan finalisasi terhadap konsep modul agar dapat menjadi pedoman (guideline) yang solid bagi seluruh Satker KPU Kabupaten/Kota di Bali dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi.  

Dalam jalannya diskusi, disepakati bahwa modul ini akan menggunakan pendekatan bahasa yang lebih akrab bagi generasi muda, seperti penggunaan istilah “Teman Pemilih” agar materi lebih mudah diterima oleh audiens pemilih pemula. Selain aspek teknis kebahasaan, modul tersebut juga menitikberatkan pada penguatan literasi politik dan digital bagi pemilih pemula agar mereka mampu menyaring informasi secara bijak di media digital.  

KPU Buleleng bersama perwakilan KPU Kabupaten/Kota lainnya juga mencermati pembahasan mengenai ekosistem pemilih pemula, termasuk rencana peningkatan indeks literasi demokrasi sebagai bahan evaluasi program di masa depan. Kehadiran Relawan Demokrasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak literasi di lingkungan sekolah sesuai dengan arahan dalam modul yang sedang disusun.  

Semangat untuk menyatukan visi dalam tema besar “Suaramu, Masa Depan Bali” menjadi benang merah dalam pembahasan finalisasi ini. Pola penyusunan modul yang terstruktur ini dirasakan sangat membantu KPU di tingkat Kabupaten/Kota dalam merancang strategi sosialisasi yang lebih terarah dan efektif.  

Rapat koordinasi ini berakhir pada pukul 11.40 WITA dengan rencana tindak lanjut berupa pertemuan berikutnya di KPU Kabupaten Bangli pada minggu pertama April 2026. Pertemuan mendatang akan difokuskan pada penyepakatan metodologi pelaksanaan setelah seluruh konsep modul dinyatakan final. (Parhumas/ KPU Bulelelng)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 9 kali