Berita Terkini

KPU BULELENG TERIMA AUDIENSI PC PMII DALAM RANGKA KONSOLIDASI DAN PENGUATAN ORGANISASI

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng menerima audiensi dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Buleleng pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 10.00 WITA. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Ketua KPU Kabupaten Buleleng. Kegiatan audiensi ini dilaksanakan dalam rangka konsolidasi dan penguatan organisasi PC PMII Kabupaten Buleleng, sekaligus sebagai upaya membangun komunikasi dan koordinasi kelembagaan dengan KPU Kabupaten Buleleng sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara organisasi kepemudaan dan lembaga penyelenggara pemilu dalam mendukung demokrasi yang partisipatif dan inklusif. Audiensi diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, didampingi Anggota KPU Kabupaten Buleleng, yakni Ngurah Cahyudi Wiratama, Gede Agus Tryo Arisnawan, dan Putu Arya Suarnata. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peran strategis pemuda dalam penguatan demokrasi serta pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan politik. Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PC PMII Kabupaten Buleleng yang secara aktif menjalin komunikasi kelembagaan dengan KPU. “KPU Kabupaten Buleleng menyambut baik audiensi ini sebagai bagian dari sinergi dengan organisasi kepemudaan. Peran pemuda sangat strategis dalam mendukung penguatan demokrasi, khususnya melalui pendidikan politik yang berkelanjutan dan konstruktif,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa KPU Kabupaten Buleleng terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, dalam rangka meningkatkan kualitas partisipasi politik masyarakat, terutama generasi muda. Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis, hangat, dan penuh keterbukaan sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat organisasi kepemudaan serta mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas. Melalui audiensi ini, KPU Kabupaten Buleleng berharap PC PMII Kabupaten Buleleng dapat terus berperan aktif sebagai mitra strategis dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta turut menjaga dan memperkuat kualitas demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai partisipatif dan inklusif. (Parhumas/KPU Buleleng)

Memaknai Hari Ibu, KPU Buleleng Ikut Dialog Publik Perkuat Peran Perempuan dalam Demokrasi

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan Dialog Publik dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring dan luring pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang diinisiasi oleh KPU Republik Indonesia dan diikuti oleh KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kegiatan dialog publik tersebut bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam demokrasi, sekaligus menjadi ruang refleksi atas kontribusi perempuan dalam penyelenggaraan pemilu dan pembangunan demokrasi di Indonesia. Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini mengangkat semangat kesetaraan, partisipasi, dan pemberdayaan perempuan dalam berbagai sektor, termasuk kepemiluan. KPU Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan ini dari kantor KPU Buleleng dengan dihadiri oleh pimpinan dan jajaran sekretariat. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemaparan materi dari sejumlah narasumber nasional yang merupakan Anggota KPU RI pada beberapa periode, Bappenas, Kementrian PPPA, Puskapol UI, Anggota DPR RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Koalisi Perempuan Indonesia. Melalui dialog publik ini, diharapkan seluruh jajaran penyelenggara pemilu, termasuk di tingkat daerah, dapat terus mendorong keterlibatan perempuan secara aktif, baik sebagai pemilih, penyelenggara, maupun pengambil kebijakan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menegaskan komitmen KPU dalam mewujudkan pemilu yang inklusif, adil, dan berkeadilan gender. Partisipasi KPU Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan berdemokrasi, khususnya menjelang agenda-agenda kepemiluan ke depan. (Parhumas/ KPU Buleleng)

UPACARA HARI IBU KE-97 DI KPU BULELENG, MOMENTUM REFLEKSI PEREMPUAN BERDAYA DAN BERKARYA

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id — Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan Upacara Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di halaman Kantor KPU Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Buleleng, Sekretaris, Pejabat struktural, serta seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Buleleng. Upacara bendera tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap peran dan kontribusi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus menjadi ruang refleksi atas nilai-nilai perjuangan kaum perempuan Indonesia. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Hari Ibu yang menggambarkan perjalanan panjang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kesetaraan, partisipasi, dan peran strategis di berbagai bidang kehidupan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, menyampaikan amanat yang menekankan tema peringatan Hari Ibu ke-97, yakni “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menegaskan kembali peran perempuan sebagai penggerak utama dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pembangunan bangsa. Lebih lanjut disampaikan bahwa perempuan berdaya adalah perempuan yang memiliki keberanian untuk menentukan arah hidupnya, dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri dalam mengambil keputusan. Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan berperan aktif di berbagai bidang, mulai dari dunia usaha, pendidikan, pelayanan sosial, hingga kepemimpinan di tingkat komunitas. Dari peran tersebut lahir ketahanan keluarga dan kekuatan masyarakat. Melalui subtema “Perempuan Giat, Ekonomi Kuat,” ditegaskan bahwa ketika perempuan diberikan ruang untuk berkembang, dampaknya sangat luas. Usaha kecil yang dikelola perempuan, kreativitas yang terus diasah, serta konsistensi dalam bekerja tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian lokal sebagai fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan Hari Ibu ke-97 ini diharapkan menjadi momentum untuk saling mendukung, saling menguatkan, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan agar terus berdaya dan berkarya. Dengan menghargai peran perempuan, diharapkan tercipta masyarakat yang inklusif dan berkeadilan dalam mendukung pembangunan bangsa. (Parhumas/ KPU Buleleng)

Rapimda KPU Bali 2025 Soroti Tantangan Tata Kelola dan Integritas Penyelenggara Pemilu

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id — KPU Kabupaten Buleleng memandang Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) KPU Provinsi Bali Tahun 2025 sebagai momentum strategis untuk memperkuat tata kelola dan integritas kelembagaan penyelenggara pemilu pasca Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (19/12/2025) secara luring yang bertempat di Ruang Rapat Lantai II KPU Provinsi Bali dan secara daring melalui zoom meeting, dengan dihadiri pimpinan KPU Provinsi Bali serta KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Rapimda menitikberatkan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan, administrasi, serta etika penyelenggara sebagai bagian dari upaya pembenahan internal kelembagaan. Ketua KPU Provinsi Bali menegaskan bahwa integritas, kehati-hatian, dan kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas penyelenggara pemilu. Dalam rangka memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko, Rapimda menghadirkan narasumber dari BPK Perwakilan Provinsi Bali dan Polda Bali. BPK Perwakilan Bali memaparkan materi terkait mitigasi risiko pengelolaan anggaran, khususnya pada tahap pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan, serta pentingnya penguatan sistem pengendalian internal guna mencegah terjadinya penyimpangan. Sementara itu, Polda Bali menyampaikan paparan mengenai sinergi pengamanan dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada, dengan menekankan pendekatan preemtif, preventif, dan humanis sebagai upaya menjaga stabilitas dan keamanan tahapan demokrasi. Setelah rangkaian evaluasi dan penguatan kapasitas kelembagaan tersebut, Rapimda juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada KPU Kabupaten/Kota yang dinilai memiliki kinerja terbaik sepanjang tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Buleleng berhasil meraih tiga penghargaan, yakni Kajian Teknis Terbaik I Pemilu/Pemilihan Serentak 2024 Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu, Terbaik I dalam Pengelolaan JDIH Tahun 2025, serta Terbaik III Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Terbaik KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Bagi KPU Kabupaten Buleleng, capaian tersebut tidak hanya dimaknai sebagai prestasi, tetapi juga sebagai pengingat akan tanggung jawab besar untuk terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui Rapimda KPU Bali 2025, KPU Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan penyelenggaraan pemilu yang semakin kredibel, transparan, dan dipercaya masyarakat. (Parhumas / KPU Buleleng)

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025 JADI RUANG EVALUASI DAN PENGUATAN SINERGI ANTAR LEMBAGA DI BULELENG

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id — Pemerintah Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 sebagai ruang evaluasi atas pelaksanaan pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis (18/12/2025), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk KPU Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Putu Arya Suarnata selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi. Pada kesempatan tersebut, Bupati Buleleng menyampaikan sambutan sekaligus refleksi akhir tahun yang menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Momentum refleksi akhir tahun dinilai strategis untuk melihat kembali berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang masih perlu mendapatkan perhatian bersama. Dalam sambutannya, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Evaluasi atas capaian dan kendala yang dihadapi menjadi dasar penting dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan pada tahun berikutnya agar lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kehadiran KPU Kabupaten Buleleng melalui Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia mencerminkan komitmen untuk terus membangun sinergi lintas lembaga. Kolaborasi antarlembaga dipandang memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah. Melalui kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap dapat menghimpun pembelajaran sebagai pijakan dalam penyusunan perencanaan dan kebijakan pembangunan di tahun mendatang. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesamaan visi dan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan Buleleng yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Parhumas/KPU Buleleng)

MINIMNYA LITERASI KEPEMILUAN PEMILIH PEMULA MENJADI PERHATIAN DALAM DIALOG INTERAKTIF RRI SINGARAJA

Singaraja, kab-buleleng.kpu.go.id — Rendahnya tingkat literasi kepemiluan di kalangan pemilih pemula masih menjadi tantangan serius dalam upaya mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Kondisi tersebut mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng untuk terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih melalui berbagai kanal. Salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, sebagai narasumber dalam Dialog Interaktif RRI Singaraja dengan tema “Edukasi Politik Pemilih Pemula” pada Rabu (17/12/2025). Dialog interaktif yang disiarkan melalui radio tersebut menjadi sarana strategis untuk menjangkau masyarakat secara luas, khususnya generasi muda yang akan menjadi pemilih baru pada pemilu dan pemilihan mendatang. Dalam dialog tersebut, Ketua KPU Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa pemilih pemula merupakan kelompok yang memiliki potensi besar dalam menentukan arah demokrasi, namun di sisi lain masih menghadapi keterbatasan pemahaman terkait kepemiluan. Menurutnya, pemilih pemula tidak hanya membutuhkan informasi teknis mengenai tata cara memilih, tetapi juga pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai demokrasi, peran pemilih dalam sistem politik, serta pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Tanpa pendidikan politik yang memadai, pemilih pemula rentan bersikap apatis, terpengaruh informasi yang tidak akurat, maupun memilih tanpa pertimbangan rasional. Dalam kesempatan tersebut, Komang Dudhi Udiyana juga memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan KPU Kabupaten Buleleng dalam meningkatkan literasi politik masyarakat, khususnya bagi pemilih pemula. KPU Buleleng secara aktif melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih melalui kegiatan tatap muka di sekolah menengah dan perguruan tinggi, serta memanfaatkan media massa, media sosial, dan platform digital sebagai sarana penyebarluasan informasi kepemiluan. Pemanfaatan media siaran publik seperti RRI Singaraja dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat lintas usia dan wilayah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara KPU dengan lembaga penyiaran dalam memberikan edukasi politik yang objektif dan berimbang. Melalui dialog interaktif ini, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan seputar kepemiluan secara langsung. KPU Kabupaten Buleleng berharap, melalui kegiatan edukasi politik yang dilakukan secara berkelanjutan dan inovatif, pemilih pemula dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Dengan meningkatnya kualitas pemahaman dan partisipasi pemilih, diharapkan penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Buleleng ke depan dapat berlangsung secara demokratis, inklusif, dan berkualitas. (Parhumas/KPU Buleleng)