Berita Terkini

PEMILU 2020 HARUS LEBIH BAIK DARI PEMILU 2019

Penyelenggara pemilu diseluruh Indonesia sebaiknya mampu mengulang kesuksesan Pemilu Tahun 2019 pada Pemilu 2020 yang akan datang. Hal ini disampaikan Ketua KPU RI, Arif Budiman dalam acara Rapat Konsolidasi Nasional (Konsolnas) KPU yang digelar sejak Sabtu (21/9/2019) hingga Selasa (24/9/2019) di JCC Senayan, Jakarta.  “Pemilu Tahun 2019 sudah berjalan dengan sangat baik, dapat dilihat dari sedikitnya kendala yang dihadapi selama tahapan, meningkatnya angka partisipasi masyarakat serta jumlah sengketa yang menurun dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Diharapkan pelaksanaan Pemilu 2020 akan lebih baik dari ini,” Ungkap Arief Budiman. Acara Konsolnas ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi Pemilu 2019 sekaligus Launching Pemilu 2020 yang dihadiri oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Dalam acara tersebut, KPU juga menyampaikan penghargaan kepada beberapa pihak seperti kementrian-kementrian, lembaga dan LSM serta KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang dianggap berprestasi dalam yang Pelaksanaan Pemilu Tahun 2019. (adm)

MELAULI RADIO, KPU BULELENG DAPATKAN EVALUASI PEMILU 2019 DARI MASYARKAT

Setelah KPU Kabupaten Buleleng melakukan evaluasi pencalonan pada Kamis (29/8/2019) di Hotel Banyualit dengan mengundang berbagai pihak baik akademisi, partai tokoh masyarakat maupun stakeholder terkait, kini giliran masyarakat Buleleng yang memberikan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019 kepada KPU Buleleng melalui media Radio Masukan Masyarakat Buleleng ini didapatkan melalui acara interaktif di RRI pada Rabu (4/9/2019). Acara berlangsung selama 1 jam, ini dipandu oleh Ibu Ningsih dengan narasumber I Gede Sutrawan, dari Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Buleleng.  Dalam interaktif , Ningsih mengungkapkan bahwa dari acara – acara sebelumnya masyarakat Buleleng banyak menyampaikan apresiasi dan masukan yang ditujukan kepada KPU Buleleng sehingga pihak RRI mengundang KPU Buleleng untuk melakukan siara interaktif agar masyarakat dapat langsung memberikan masukan serta evaluasi dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang sudah berjalan Melaui sambungan telepun, masyarakat menyampaikan apresiasi bahwa pelaksanaan Pemilu sudah berjalan dengan baik walaupun ada sedikit kendala terkait logistik pemilu di Buleleng. Selain apresiasi Gede Sutrawan banyak menanggapi terkait kendala apa saja yang dihadapi dalam pelaksanaan pemilu dan terkait adanya money politik di Buleleng. “Secara teknis banyak kendala yang dihadapi dalam pemilu 2019. Seperti jatuhnya korban dari penyelenggara baik meninggal maupun sakit karena beban kerja yang sangat berat, tetapi semua itu tidak menjadi permasalahan besar karena semangat ngayah sebagai penyelenggara,”ungkap Sutrawan. Terkait money politik Sutrawan menambahkan semestinya money politik tidak terjadi di Buleleng karena masyarakat Buleleng sudah cerdas memilih. “Demikian juga peserta pemilu tidak berani melakukan money politik dimana hal itu akan sangat merugikan diri sendiri karena tidak akan mampu meraih simpati masyarakat,” imbuh Sutrawan. Di ujung acara, KPU Buleleng menyampaikan harapannya agar masyarakat kedepannya semakin cerdas dalam menentukan pilihan. Tidak tergantung pada uang, tetapi memilih sesuai dengan gagasan dan visi misi calon.  Kemudian jika masyarakat merasa tidak puas dengan pemimpin yang dihasilkan dari Pemilu 2019 ini maka setiap masyarakat yang sudah memenuhi syarat bisa bersiap untuk tampil mencalonkan diri menjadi wakil rakyat pada pemilu berikutnya. (sut)

KPU BULELENG GELAR RAPAT EVALUASI PENCALONAN PEMILU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng melaksanakan Rapat Evaluasi Pencalonan Pemilu Tahun 2019 untuk mengumpulkan informasi, permasalahan serta masukan selama tahapan pencalonan Pemilu 2019 sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan regulasi pemilu yang lebih baik kedepannya. “KPU berkepentingan untuk mengundang pihak-pihak yang bersentuhan langsung pada tahap pencalonan untuk bisa meberikan masukan guna menyusun regulasi pemilu yang lebih ideal kedepannya,” ungkap Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana dalam pembukaan rapat, Kamis (29/8/2019) di Hotel Banyualit, Lovina. Rapat dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Buleleng, intsansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Buleleng, Bawaslu Buleleng, Akademisi, Tokoh Adat, Organisasi Kepemudaan, pers serta partai politik peserta Pemilu 2019. Putu Arya Gunawan dari Partai Hanura menyampaikan masukannya, agar pada tahap pencalonan dilakukan seleksi terhadap para calon anggota legislatif. “Paling tidak ada seleksi tentang wawasan kebangsaan dan pengetahuan umum lainnya agar didapat calon yang kredibel dan kapabel,” ungkap Arya Gunawan. Nyoman Wandira Adi dari Partai Golkar juga menyetujui hal ini. Namun Rektor UNIPAS Singaraja, I Gede Made Metera menyatakan, seharusnya proses tahapan tersebut dilakukan oleh partai politik. “Untuk mendapatkan anggota legislatif yang berkualitas, harus dimulai dari input atau calon yang berkualitas. Cara awal seharusnya syarat calon minimal sarjana,” kata Made Metera. Selanjutnya dari sisi proses juga harus berkualitas. Dalam hal ini penyelenggara (KPU dan Bawaslu) agar bisa terus meperbaiki diri untuk hasil yang lebih baik. Sementara Dandim 1609 Buleleng, Letkol Infanteri Verdy De Irawan, SH. M.Tr (Han) menyampaikan gagasannya, bahwa partai politik dalam melakukan seleksi kader agar mengutamakan calon yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. “Disamping itu sebaiknya para caleg diberikan ruang debat publik, sehingga masyarakat bisa melihat kualitasnya dari cara mereka berbicara,” ungkapnya. Rapat ditutup pkl 13.00 wita oleh Ketua KPU Buleleng, dengan menyampaikan terimakasih atas kehadiran dan masukan para undangan. “Segala masukan dan gagasan yang diterima disini akan kami sampaikan dalam Rakornas KPU di Jakarta,” tutup Dudhi Udiyana. (ike)

UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA, 1 JUNI 2019

Sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buleleng melaksanakan Upacara Bendera, Sabtu (1/6/2019) di Halaman Kantor KPU Kabupaten Buleleng. Sebagai Pembina Upacara adalah Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, Pemimpin Upacara adalah Kasubag Hupmas dan Teknis Sekretariat KPU Kabupaten Buleleng, Gede Kurniawan. Upacara berlangsung khidmat, dimulai pkl. 08.00 wita diikuti oleh Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Buleleng. (adm)

KPU BULELENG SELESAIKAN REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA PEMILU 2019 TINGKAT KABUPATEN

Sesuai dengan Tahapan, Program dan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2019, KPU Kabupaten Buleleng melaksanakan Rapat Rekapitulasi Penghitungan dan Penetapan Hasil Perolehan Suara Pemilu Tahun 2019 Tingkat Kabupaten. Pembukaan Rapat Rekapitulasi di pimpin oleh lima Komisioner KPU Kabupaten Buleleng. Dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Buleleng, Instansi terkait di Pemkab Buleleng, Bawaslu Kabupaten Buleleng, Saksi Peserta Pemilu, perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Buleleng serta PPK se-Kabupaten Buleleng. “Rekapitulasi Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten Buleleng hari ini bisa terlaksana berkat kerja keras semua jajaran penyelenggara dari tingkat KPPS, PPS, PPK, semua jajaran pengawas dari PTPS hingga Bawaslu, TNI/Polri yang sudah mengamankan jalannya Pemilu dan juga seluruh saksi peserta pemilu yang telah berkontribusi mengawal jalannya rekapitulasi dari bawah hingga tingkat kabupaten,” ujar Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana dalam sambutannya, Minggu (5/5/2019) di Hotel Aneka, Lovina. Rekapitulasi berlangsung selama dua hari, hingga Senin (6/5/2019). Hasil Rekapitulasi dituangkan dalam Berita Acara KPU Kabupaten Buleleng (Model DB-KPU) Nomor 55/PK.01-BA/5108/KPU-Kab/V/2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Buleleng pada Pemilihan Umum Tahun 2019. Hasil Rekapitulasi tersebut telah diunggah dalam pengumuman pada laman web KPU Kabupaten Buleleng.

ENTRY DAN PINDAI MODEL C1 AKAN DITUNTASKAN HARI INI

Usai dilaksanakan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Tahun 2019, KPU Kabupaten Buleleng melakukan entry dan pindai Formulir Model C1 yang merupakan hasil penghitungan suara di tingkat TPS. Entry dan pindai Formulir Model C1 dilakukan dengan Aplikasi SITUNG oleh 22 orang operator yang direkrut dari mahasiswa UNDIKSHA Singaraja. “Dimulai sejak kamis sore hingga tadi malam, sudah delapan kecamatan yang telah selesai dikerjakan. Tinggal satu kecamatan yang belum, yaitu Kecamatan Kubutambahan, sedianya hari ini akan dituntaskan,” ungkap Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara, Gede Sutrawan, Sabtu (20/4/2019) di ruangannya. Selanjutnya rekapitulasi ditingkat kecamatan dijadwalkan mulai hari ini hingga tanggal 4 Mei 2019. (adm)