Berita Terkini

PASTIKAN COKLIT DILAKUKAN, KPU BULELENG SAMPLING RUMAH PENDUDUK

KPU Kabupaten Buleleng melakukan monitoring dan evaluasi atas kerja Petugas Pemutakhiran Data pemilih (PPDP) dengan sampling rumah penduduk guna memastikan pencoklitan sudah dilakukan. Hal ini wajib dilakukan secara berkala oleh KPU, PPK dan PPS agar PPDP benar-benar melakukan pekerjaannya secara benar. KPU kabupaten Buleleng akan melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap 54 desa/kelurahan dengan kriteria pemilih terbanyak, desa terjauh, geografis wilayah tersulit dan kinerja PPDP terburuk. (roe)

COKLIT SERENTAK TOREHKAN REKOR MURI

Kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum di seluruh Indonesia tercatat dalam rekor MURI sebagai Pencocokan dan penelitian daftar Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak dan Terbanyak. Khusus di Kabupaten Buleleng, dari 148 desa/kelurahan tercatat 47.123 pemilih yang telah di coklit oleh 1.956 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Komisioner KPU Kabupaten Buleleng, Gede Sutrawan menyatakan harapannya agar PPDP bisa melanjutkan pekerjaan mencoklit  dengan bersungguh-sungguh dan tidak ada pemilih yang tercecer hingga waktunya berakhir untuk mendapatkan hasil data pemilih yang valid dan akurat. “Jadi agar semangat PPDP mencoklit tetap berlanjut sampai hari terakhir pencoklitan, tentunya dengan dukungan dari seluruh masyarakat di Kabupaten Buleleng untuk ikut aktif mengikuti coklit ini,” kata Gede Sutrawan, Minggu (21/1/2018) di Kantor KPU Kabupaten Buleleng. Untuk tujuan tersebut, KPU Kabupaten Buleleng  akan melakukan supervisi dan monitoring dengan membentuk tim pemeriksa hasil pekerjaan PPDP dalam mencoklit hinggga akhir jadwal coklit yakni 18 Januari 2018. (roe)

AWALI KEGIATAN MENCOKLIT, PPDP DI SELURUH KABUPATEN BULELENG LAKUKAN APEL PAGI

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di seluruh Kabupaten Buleleng melakukan apel pagi di wilayah masing-masing untuk mengawali kegiatan mencoklit serentak dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018, Sabtu (20/1/2018). Apel pagi ini bertujuan untuk membangun komitmen PPDP dalam melaksanakan tugas melakukan coklit data pemilih agar berjalan lancar sehingga tujuan memperoleh daftar pemilih yang valid bisa tercapai. Kegiatan mencoklit data pemilih ini akan dilakukan oleh PPDP secara door to door dengan didampingi oleh jajaran penyelenggara pemilu dari tingkat KPU Buleleng, PPK hingga PPS. (adm)

CALON GUBERNUR WAYAN KOSTER DIDATA SEBAGAI PEMILIH PILGUB BALI 2018

KPU Kabupaten Buleleng bersama Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) melakukan coklit (pencocokan dan penelitian) data pemilih dalam rangka Pilgub Bali 2018. Warga yang pertama kali didata sebagai pemilih adalah Calon Gubernur Bali Wayan Koster. Coklit tersebut merupakan Gerakan Coklit Serentak Pilkada 2018 yang dilaksanakan KPU Buleleng bersama PPDP. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana bersama PPDP mendatangi rumah Koster kediamannya di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sembiran, Kec. Tejakula, Buleleng, Sabtu (20/1/2018). Dalam coklit tersebut, PPDP mencocokkan data pemilih Koster dan istrinya mulai dari nama, NIK, KTP, dan alamat. Mereka didata sebagai pemilih di TPS 6. Coklit merupakan bagian dari tahapan pemuktahiran data pemilih yang dilakukan KPU dalam Pilgub Bali 2018. PPDP melakukan coklit dengan mendata warga dari rumah ke rumah untuk memastikan dan menghasilkan data pemilih yang akurat dan termuktahir.  Pemuktahiran dilaksanakan sejak 20 Januari - 18 Februari 2018. Data pemilih di Buleleng dalam Pilgub Bali sebanyak 597.820 pemilih. (gde)

KETUA KPU-KOSTER AJAK WARGA BALI MASUK DATA PEMILIH

Ketua KPU Buleleng Gede Suardana dan Calon Gubernur Bali Wayan Koster mengajak warga Bali berpartisipasi aktif agar tercatat dalam data pemilih pada Pilgub Bali 2018. “Saya mengajak seluruh warga Bali agar aktif mengikuti coklit (pencocokan dan penelitian) data pemilih agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Bali 2018,” kata Koster usai didata sebagai pemilih oleh PPDP (petugas pemuktahiran data pemilih) dan Ketua KPU Buleleng Gede Suardana di rumahnya Desa Sembiran, Tejakula, Sabtu (20/1/2018). Koster memberikan apresiasi kepada KPU dalam melaksakan Gerakan Coklit Serentak Pilkada 2018. “Hal ini sebagai langkah baik dari KPU untuk mendata seluruh warga Bali yang telah memiliki hak pilih,” ujarnya. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana menyatakan bahwa Gerakan Coklit Serentak merupakan gerakan yang dilakukan KPU RI dalam Pilkada serentak 2018 untuk memuktahirkan data pemilih. “Gerakan coklit serentak di hari pertama menyasar tokoh politik, tokoh pemerintahan, tokoh agama, masyarakat, dan artis lokal dengan tujuan agar mereka dapat mengajak dan menggugah masyarakat dan komunitasnya untuk aktif sehingga terdata sebagai pemilih pada Pilgun Bali 2018,” kata Suardana. “KPU berharap ajakan dari tokoh-tokoh akan menggugah masyarakat Bali untuk aktif terlibat dalam setiap tahapan Pilgub Bali. KPU berupaya dan optimis gerakan coklit serentak akan menjadi viral di media sosial,” katanya. Coklit merupakan bagian dari tahapan pemuktahiran data pemilih yang dilakukan KPU dalam Pilgub Bali 2018. PPDP melakukan coklit dengan mendata warga dari rumah ke rumah untuk memastikan dan menghasilkan data pemilih yang akurat dan termuktahir.  Pemuktahiran dilaksanakan sejak 20 Januari - 18 Februari 2018. Data pemilih di Buleleng dalam Pilgub Bali sebanyak 597.820 pemilih. (gde)    

COKLIT SERENTAK, KPU SASAR PARA TOKOH DI BULELENG

Di hari pertama kegiatan KPU Mencoklit adalah menyasar tokoh pemerintahan, tokoh politik, tokoh agama serta artis lokal untuk menggugah masyarakat agar ikut aktif dalam mengikuti coklit data pemilih Pilgub Bali 2018. Di Kabupaten Buleleng, tokoh yang dicoklit hari ini diantaranya Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Dewa Ketut Puspaka. Didampingi KPU Buleleng, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di wilayah setempat mendatangi kediaman Putu Agus Suradnyana yang terdaftar di TPS 1 Kelurahan Paket Agung, Dewa Puspaka terdaftar di TPS 6 Kelurahan Bakti Seraga Kecamatan Buleleng. Sementara dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG beserta keluarga terdaftar di TPS 4 Desa Bontihing Kecamatan Kubutambahan. Dewa Puspaka mengapreseiasi baik pelaksanaan coklit serentak oleh PPDP. “Ini juga kesempatan yang sangat baik untuk  sekaligus mengingatkan masyarakat agar bersiap menggunakan hak pilihnya pada Pilgub Bali 2018, karena itu akan menentukan nasib Bali kedepan,” ungkap Dewa Puspaka di kediamannya, Sabtu (20/1/2018). Kegiatan mencoklit serentak oleh PPDP selain sebagai upaya untuk untuk memperoleh data pemilih yang valid dan termutakhir juga untuk mensosialisasikan hari dan tanggal pemungutan suara pada Pilgub Bali 2018. (adm)