Berita Terkini

SEBARKAN KALENDER PILKADA, KPU BULELENG KUNJUNGI PASAR TRADISIONAL SERIRIT

Tidak cukup dengan sosialisasi melalui tatap muka ataupun pagelaran Seni dan Budaya, guna menyasar masyarakat pedagang yang sulit meluangkan waktunya untuk bersosialisasi maka KPU Buleleng mengunjungi langsung para pedagang mengingatkan hari dan tanggal pencoblosan dengan memberikan kalender pilkada di pasar tradisional Seririt Kamis  (5/2/2017) Pemberian kalender pilkada yang berisi tahapan, jadwal dari pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini bertujuan untuk menyadarkan dan mengingatkan hari dan tanggal pencoblosan sekaligus mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya karena hak pilih yang ada pada Masyarakat sangat menentukan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 5 tahun mendatang hal ini diungkapkan oleh Komisioner KPU Buleleng Gede Sutrawan dalam setiap interaksi dengan pedagang di pasar Seririt Beragam tanggapan yang muncul dalam interaksi KPU dengan para pedagang, pada intinya sangat senang dapat Kalender pilkada, ada juga yang kecewa karena tidak semua pedagang yang dapat hanya digantikan dengan brosur. Dalam penyebaran kalender ini, KPU buleleng menggunakan mobil keliling yang berisi audio untuk memutar jingle dan rekaman ajakan memilih (roe)    

Debat Publik Kedua Mengambil Tema Pembangunan ekonomi, pertanian, pariwisata, hukum dan politik untuk Buleleng

Setelah menggelar debat publik terbuka sesi pertama Senin (30/1/2017), KPU Kabupaten Buleleng kembali menggelar acara yang sama untuk sesi kedua. Berbeda dengan yang pertama, debat publik kedua ini disiarkan langsung melalui tiga stasiun televisi yang ada di Bali, di Agung Ballroom Hotel Inna Grand Balibeach Sanur Denpasar. Tema yang diangkat untuk debat sesi kedua ini adalah Pembangunan ekonomi, pertanian, pariwisata, hukum dan politik untuk Buleleng. Dalam empat segmen pertama kedua Pasangan Calon (Paslon) yakni Paslon Nomor Urut 1, Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya, SE., MM., M.Kes., dan Paslon Nomor Urut 2, Putu Agus Suradnyana, ST dan dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, bergantian menjawab pertanyaan dari lima panelis yang disiapkan KPU Kabupaten Buleleng. Kelima Panelis tersebut adalah Dr. Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, SH., MH., bidang hukum dan politik, Prof. Dr. Ir. I Made Supartha Utama, M.Si, ahli pertanian, Prof. Dr. Kembar Sri Budhi, ahli ekonomi, Dr. Ida Ayu Sri Widnyani, S.Sos., M.AP, bidang kebijakan public, Bagus Sudibya, bidang pariwisata. Pada segmen lima dan enam, kedua Paslon saling mengajukan pertanyaan dan saling menanggapi atas pertanyaan dan pernyataan yang telah diberikan. Acara yang dipandu oleh moderator Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si berlangsung seru dan disiarkan langsung oleh Bali TV dan di relay oleh TVRI Bali dan Kompas TV Dewata. Diakhir acara kedua Paslon bepegangan tangan dan berfoto bersama sebagai pertanda tidak ada pertentangan antar keduanya hanya adu argumen demi menyampaikan gagasan terbaik mereka kepada masyarakat Buleleng melalui debat publik ini. (las)    

YAKINKAN HARI DAN TANGGAL PENCOBLOSAN, KPU BULELENG SEBARKAN KALENDER DI PASAR TRADISIONAL

Untuk meyakinkan Masyarakat Buleleng tau hari dan tanggal pencoblosan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, KPU Buleleng sebarkan Brosur dan Kalender yang berisi bahwa hari Rabu 15 Februari 2017 adalah hari yang diliburkan untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, di pasar – pasar tradisional di kota Singaraja Minggu (5/2/2017) Penyebaran kalender, brosur, tentang hari dan tanggal pencoblosan ini, dilakukan pukul 4 pagi dengan mengendarai Mobil Keliling lengkap dengan peralatan pengeras suara untuk memutar iklan, jingle, dan rekaman suara ajakan memilih dari KPU Buleleng Komisioner KPU Buleleng Gede Sutrawan menyampaikan sosialisasi dengan Mobil keliling, dan pengeras suara ini diharapkan dapat berjalan efektif, guna mengingatkan kembali Masyarakat walaupun sudah dapat sosialisasi dari Penyelenggara PPK ataupun PPS, serta dari berbagai media massa elektronik maupun cetak. Pelaksanaan sosialisasi dengan mobil keliling akan terus dilaksanakan sampai tanggal 11 Februari 2017 baik di kota maupun di kecamatan dan pasar – pasar tradisional di Desa/Kelurahan oleh PPS (roe)

Perhatikan Hak Penyandang Disabilitas, KPU Buleleng Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencoblosan di TPS

Dalam rangka menjamin terpenuhinya hak-hak kaum disabilitas sebagai pemilih dalam Pemilu atau Pemilihan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng menggelar sosialisasi dan simulasi pemungutan suara di TPS yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Sosialisasi dan simulai pemungutan suara di TPS ini bertujuan untuk memastikan kaum penyandang disabilitas yang dikumpulkan atas koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada saat pemungutan suara dan melakukan pemilihan dengan benar. “Kegiatan ini kami maksudkan untuk memberi informasi lebih luas dan pemahaman perihal tata cara pemberian suara yang benar dan sah di TPS kepada teman-teman penyandang disabilitas, “ buka Anggota KPU Buleleng Divisi Sosialisasi dan SDM, Gede Sutrawan membuka acara Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan Suara di TPS oleh Penyandang Disabilitas, di Gedung Kesenian Laksmi Graha Singaraja, Jumat (3/2/2017). Pelaksanaan simulasi berjalan denga baik, karena pelaksanaan simulasi dibantu oleh Pak Wardana yang memandu penyandang disabilitas dari GERKATIN, Pak Sirta yang memandu SLB B, Bu Sri yang membantu SLB C, Komang Edi yang memandu PERTUNI, dan Komang Sarira yang memandu NPC Buleleng. Di penghujung simulasi pencoblosan Gede Sutrawan mengumumkan tingkat keabsahan surat suara yang telah dimasukkan ke kotak suara oleh peserta, hasilnya para penyandang disabilitas sudah mampu memahami cara pemberian suara atau pencoblosan dengan baik terbukti dengan hanya terdapat satu surat suara yang tidak sah. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi yang memang dirancang untuk menyasar kaum disabilitas yang sebelumnya telah dilakukan di Desa Bengkala untuk kaum Tuna Rungu dan di BLK Desa Kalibukbuk Lovina untuk penyandang Tuna Netra. (las)  

PPK SERIRIT SOSIALISASI PILKADA BULELENG 2017 DENGAN MOBIL KELILING

Menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng pada 15 Pebruari 2017 mendatang, PPK Seririt melakukan sosialisasi dengan mobil keliling di wilayah Kecamatan Seririt.. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk menyasar masyarakat pedesaan. Dimulai dari Kelurahan Seririt,  Patemon, Pengastulan, Lokapaksa, Ularan, Unggahan, Umeanyar, Banjarasem, Kalisadadan berakhir di Pangkungparuk. Materi yang disampaikan adalah tentang hari pemungutan suara yang jatuh pada pada 15 Pebruari 2017, pentingnya memilih dan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya. Selain menyampaikan materi melalui pengeras suara, PPK Seririt juga membagi-bagikan brosur Pilkada Buleleng 2017.(roe)

Gelar Debat Publik Pertama Dengan Tema Membangun Generasi Cerdas, Kreatif dan Bersih Narkoba Yang Mampu Menciptakan Lapangan Kerja Untuk Buleleng

Dalam masa Kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017, KPU Kabupaten Buleleng merencanakan dua buah Debat Publik atau Debat Terbuka antar Pasangan Calon. Debat Publik pertama dilaksanakan di Hotel Melka Excelsior Kalibukbuk Lovina mengambil temaMembangun Generasi Cerdas, Kreatif dan Bersih Narkoba Yang Mampu Menciptakan Lapangan Kerja Untuk Buleleng Dalam pembukaan Debat, Ketua KPU Kabupaten Buleleng mengatakan, KPU memfasilitasi pelaksanaan debat publik atau  debat terbuka untuk memberikan ruang kepada pasangan calon menyampaikan gagasan, program kerja, visi dan misi kepada masyarakat luas. “KPU Buleleng memfasilitasi kegiatan debat publik ini untuk memberikan ruang kepada paslon saling adu gagasan, program kerja, visi dan misi sehingga membantu masyarakat menentukan pemimpin terbaiknya nanti,” kata Gede Suardana. Pada debat publik tahap pertama ini disusun dalam enam segmen kegiatan, dengan delapan pertanyaan dari panelis yang terdiri dari akademisi dan para ahli dibidangnya. Para panelis yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalahProf.Dr. Nengah Bawa Atmaja, M.A. (Budayawan), Brigjen. Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, SH. (bidang narkoba), Dr. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani M.Pd. (bidang pendidikan), Eka Shanti Indra Dewi, ST. (anak dan perempuan) dan Sayu Ketut Sutrisna Dewi, SE., MM., Ak. (kewirausahaan). Sebagai moderator dalam acara ini ditunjuk Dr. I Nyoman Subanda, S.Sos., M.Si, seorang akademisi asal Desa Pedawa yang menjadi dosen di Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar. Gambaran jalannya debat cukup seru, dimana pada segmen ke lima dan enam, para paslon saling lempar pertanyaan dan sanggahan terhadap masing-masing statemen yang dikeluarkan. Diakhir acara para paslon bepegangan tangan dan berfoto bersama dalam makna bahwa betapapun ketatnya persaingan antar paslon adalah bentuk adu gagasan demi memberikan yang terbaik dan mengutamakan kedamaian bagi daerah Buleleng. (las)