Berita Terkini

KPU BULELENG MELAKUKAN PENELITIAN ADMINISTRASI TERHADAP KEGANDAAN KEANGGOTAAN PARTAI POLITIK DENGAN VERIFIKASI FAKTUAL

KPU Buleleng melakukan verifikasi faktual terhadap dugaan kegandaan keanggotaan partai politik yang didapat dari hasil verifikasi administrasi yang telah dilakukan sejak berakhirnya tahap pendaftaran partai politik hingga hari ini jumat 3 November 2017. Verifikasi faktual ini dilakukan dengan menemui langsung nama - nama anggota partai politik yang diduga ganda dengan partai politik lain. Untuk mendapatkan klarifikasi dari anggota partai yang bersangkutan dan menentukan salah satu Partai Politik yang didukungnya dengan menunjukan bukti keanggotaan partai politik berupa KTA (Kartu Tanda Anggota ) partai politik. Dalam verifikasi faktual  yang dilaksanakan secara serentak pada hari Jumat 3/11/2017 ini KPU Buleleng menurunkan tiga tim verifikator lengkap dengan surat tugas yang menyebar di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Busungbiu, Seririt dan Buleleng, serta dibawah pengawasan Panwaslih Kabupaten Buleleng. Verifikasi faktual dilakukan dengan cara menanyakan langsung dan meminta kepada anggota partai politik yang diduga ganda  ini untuk menunjukkan KTA dan KTP elektronik asli dan bila yang bersangkutan menyatakan sebagai anggota partai politik, maka dinyatakan memenuhi syarat keanggotaan partai politik; dan apabila yang bersangkutan menyatakan sebagai anggota partai politik lain dan bukan menjadi anggota partai politik tertentu, keanggotaanya dinyatakan tidak memenuhi syarat dan dicoret dari daftar anggota partai politik tertentu tersebut, serta yang bersangkutan diminta untuk mengisi Formulir LAMPIRAN 2 Model BA ADM KPU KAB/KOTA-PARTAI POLITIK; apabila anggota yang bersangkutan tidak bersedia mengisi Formulir LAMPIRAN 2 Model BA ADM KPU KAB/KOTA-PARTAI POLITIK maka keanggotaannya tetap dinyatakan sah untuk partai politik tertentu. Dalam pelaksanaan di lapangan tim verifikator banyak terkendala terhadap tidak jelas atau sesuainya alamat yang tertera, banyaknya anggota partai politik yang tidak memiliki KTA dan anggota partai politik yang tidak menyatakan sebagai salah satu anggota partai politik. Pelaksanaan verifikasi faktual dugaan kegandaan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar walaupun masih banyak anggota partai politik yang tidak dapat ditemui ketika dikunjungi dirumahnya. 

TERBENTUR HARI RAYA GALUNGAN & KUNINGAN, TES WAWANCARA PPS TETAP DILAKSANAKAN

Meskipun terbentur dengan pelaksanaan Hari Raya Galungan & Kuningan, KPU Buleleng tetap melaksanakan tahapan Pilkada Bali 2018. Sampai saat ini, tahapan Pilkada 2018 yang masih dalam proses yakni tahapan pembentukan Badan Adhok (PPK dan PPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 serta tahapan verifikasi administrasi partai politik calon peserta Pemilu Tahun 2019. Pada pembentukan PPK dan PPS sampai pada tahap tes wawancara yang masih akan berlangsung sampai dengan tanggal 3 November 2017 sesuai jadwal waktu dan tempat yang telah ditentukan. Adanya kesibukan menjelang hari raya membuat KPU Buleleng harus fleksibel dalam hal waktu dan tempat pelaksanaan tes wawancara. “Calon PPS dapat memilih tempat tes wawancara yang telah ditentukan oleh KPU Buleleng yang terdekat dari wilayahnya sepanjang tidak melewati batas waktu tahapan,” kata Gede Sutrawan, Komisioner KPU Buleleng, Senin (30/10/2017) di ruangannya seusai melaksanakan tes wawancara PPK di Kecamatan Kubutambahan. Sejauh ini, tes wawancara PPK di 9 kecamatan dan PPS di sebagian besar desa /kelurahan di seluruh Kabupaten Buleleng berjalan lancar dibawah pengawasan masing-masing Panwascam. Diharapkan, PPK dan PPS Pilkada Bali Tahun 2018 yang terpilih nanti dapat dilantik sesuai dengan jadwal tahapan, yakni pada tanggal 7 November 2017. (roe)  

GERAKAN SADAR PEMILU, KPU BULELENG GELAR GERAK JALAN SEHAT SERENTAK

Untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih dan menyongsong datangnya Pilkada Tahun 2018, KPU Kabupaten Buleleng menggelar acara gerak jalan serentak dengan tema “Gerakan Sadar Pilkada Serentak Tahun 2018”, Minngu (29/10/2017) di Lapangan Taman Kota Singaraja. KPU Buleleng mengundang peserta gerak jalan sehat serentak sejumlah 500 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Diantaranya SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Buleleng, kaum marginal, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi siswa dan mahasiswa, partai politik, kalangan pewarta serta masyarakat umum lainnya. Dalam sambutan Ketua KPU RI yang dibacakan oleh Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Gede Suardana disampaikan bahwa acara gerak jalan sehat serentak ini bukan sekedar agenda sesaat dan seremonilal belaka, tapi merupakan pijakan awal untuk membangun Gerakan Sadar Pemilu (GSP). “Tugas kita bersama adalah menyadarkan publik bahwa pilihan mereka di bilik suara yang hanya 5 menit, akan mempengaruhi kebijakan politik didaerah tersebut selama 5 tahun kedepan,” demikian Gede Suardana membacakan. Bupati Buuleleng, melalui sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik  Setda Kabupaten Buleleng, Dewa Ketut Manuaba, juga menyampaikan harapannya agar Pilkada Bali Tahun 2018 bisa berjalan dengan lancar, aman dan nyaman. “Maka pemerintah, kususnya  disini Pemkab Bulelelng memberikan dukungan penuh baik dari segi anggaran maupun fasilitasi tenaga pendukung untuk kelancaran semua tahapan Pilkada 2018,” ungkap Dewa Ketut Manuaba. Acara gerak jalan sehat serentak ini juga dimeriahkan musik elektun Rani dkk serta grup lawak asal Buleleng, Rare Kual yang berhasil membuat suasana tampak meriah.  Diakhir acara, KPU Kabupaten Buleleng membagikan dorprizze kepada peserta gerak jalan sehat dengan hadiah utama sepeda gunung. (adm)

KPU BULELENG, MULAI LAKSANAKAN TES WAWANCARA CALON PPS

KPU Kabupaten Buleleng mulai melakukan tes wawancara pada calon anggota PPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018. KPU Buleleng terbagi dalam lima tim yang tersebar dalam sembilan kecamatan. Tim 1 menangani wilayah Kecamatan Sawan, Kubutambahan dan Tejakula. Tim 2 di Kecamatan Gerokgak, Tim 3 di Kecamatan Banjar dan Sukasada, Tim 4 di Kecamatan Seririt dan Busungbiu sedangkan Tim 5 di Kecamatan Buleleng. Masing-masing tim di koordinir oleh satu komisioner. Pada hari pertama, pelaksanaan tes wawancara berlangsung di beberapa desa di 4 kecamatan.  yakni di Kecamatan Tejakula, Kecamatan Sawan, Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Busungbiu. “Pada hari pertama tes wawancara, dari 148 desa/kelurahan, baru PPS dari 29 desa yang telah di wawancarai, sisanya akan dilanjutkan besok hingga tanggal 3 November 2017 ” kata Gede Sutrawan, Komisioner KPU Buleleng, Kamis (26/10/2017) di ruangannya. Pengumuman hasil seleksi tes wawancara akan dilakukan pada tanggal 5 November 2017 dan akan dilantik secara serentak bersama PPK se-Kabupaten Buleleng pada tanggal 6 November 2017. (adm)

PELAKSANAAN TES TULIS CALON PPS, SERENTAK DI 9 KECAMATAN

Tes tulis calon anggota PPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 di Kabupaten Buleleng dilaksanakan secara serentak di sembilan kecamatan, Selasa, (24/10/2017). Pelaksanaan tes tulis dilakukan dengan meminjam salah satu gedung SMP di masing-masing kecamatan dipandu tim dari KPU Kabupaten Buleleng dengan pengawasan Panwas Kecamatan masing-masing . Proses selanjutnya adalah tes wawancara yang dimulai tanggal 26 Oktober – 3 November 2017 sesuai jadwal dan tempat yang telah diumumkan sesaat sebelum tes tulis dilaksanakan. (adm)

MELAUI INTERAKTIF, KPU SAMPAIKAN JADWAL SELEKSI PPK/PPS

KPU Buleleng sampaikan batas akhir pendaftaran PPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 melalui siaran interaktif di RRI Singaraja, Senin (23/10/2017). “Batas akhir pendaftaran PPK tanggal 22 Oktober 2017 sedangkan PPS pada 23 Oktober 2017,” kata Gede Sutrawan, Komisioner KPU Buleleng selaku narasumber. Berkas lamaran PPK dan PPS akan dilakukan seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan dengan tes tulis dan tes wawancara. Karena keterbatasan waktu, selain mengumumkan di website resmi KPU Buleleng, KPU juga akan menyampaikan kelulusan administrasi beserta jadwal dan tempat pelaksanaan tes melalui SMS kepada masing-masing peserta. “Untuk itu kami menghimbau kepada calon anggota PPK dan PPS untuk tetap update informasi supaya tidak ketinggalan,” kata Gede Sutrawan menutup interaktif. (roe)